Profil Editor in Chief Mazahibuna: Dr. Abdul Syatar, Lc., M.H.I

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR-SUARA.COM, Makassar -Pencapaian Historis Jurnal Mazahibuna. Dr. Abdul Syatar merupakan salah satu akademisi dan pakar hukum Islam yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan publikasi ilmiah internasional di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Di bawah kepemimpinannya sebagai Editor in Chief, jurnal Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab berhasil mencapai tonggak sejarah penting dengan diterima dan terindeks dalam basis data internasional Scopus pada akhir tahun 2025 dan resmi tercantum dalam Scopus Source List.

Latar Belakang Keilmuan dan Komitmen Akademik

Sebagai seorang sarjana yang memiliki latar belakang pendidikan keislaman yang kuat, Dr. Abdul Syatar dikenal aktif dalam bidang hukum Islam, fikih, usul fikih, dan studi perbandingan mazhab. Selain menjalankan tugas sebagai dosen dan peneliti, ia juga memiliki perhatian besar terhadap penguatan budaya akademik dan peningkatan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia.

Peran Strategis sebagai Editor in Chief

Dalam struktur jurnal Mazahibuna, Dr. Abdul Syatar dipercaya sebagai Editor in Chief yang bertanggung jawab mengarahkan kebijakan editorial, menjaga kualitas proses review, memperluas jejaring akademik internasional, serta memastikan setiap artikel yang diterbitkan memenuhi standar publikasi ilmiah global.Transformasi dan Internasionalisasi Tata Kelola Jurnal

Di bawah kepemimpinannya, Mazahibuna mengalami perkembangan yang signifikan.

Jurnal yang mulai terbit pada tahun 2019 ini berhasil meningkatkan kualitas tata kelola jurnal secara berkelanjutan, mulai dari penguatan sistem peer review, peningkatan kualitas artikel, internasionalisasi dewan editor dan reviewer, hingga perluasan indeksasi internasional.

Fondasi Awal Menuju Rekonstruksi Reputasi Global

Salah satu capaian penting yang berhasil diraih adalah masuknya Mazahibuna ke dalam Directory of Open Access Journals (DOAJ) pada tahun 2022. Keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting menuju pengakuan yang lebih luas di tingkat internasional.

Validasi Standar Internasional Program Studi

Puncak dari perjalanan panjang tersebut adalah keberhasilan Mazahibuna diterima dalam indeks Scopus. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa jurnal yang dikelola Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar mampu memenuhi standar internasional dalam aspek kualitas substansi, tata kelola editorial, keberlanjutan publikasi, dan dampak akademik.

Dampak Luas bagi Eksistensi Kajian Hukum Islam KontemporerKeberhasilan tersebut tidak hanya menjadi prestasi pribadi bagi Dr. Abdul Syatar, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi Fakultas Syariah dan Hukum serta komunitas akademik UIN Alauddin Makassar. Dengan masuknya Mazahibuna ke Scopus, kajian-kajian hukum Islam, perbandingan mazhab, hukum tata negara Islam, fatwa, dan isu-isu hukum kontemporer dari Indonesia memperoleh ruang yang lebih luas dalam percakapan akademik global.

Standarisasi dan Stimulus Riset Berbasis Mutu

Sebagai pemimpin editorial, Dr. Abdul Syatar dikenal memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas akademik. Ia mendorong para penulis untuk menghasilkan artikel berbasis riset yang kuat, relevan dengan perkembangan zaman, serta memiliki kontribusi terhadap pengembangan ilmu hukum Islam dan studi perbandingan mazhab.

Daya Saing Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di Kancah GlobalDi era globalisasi ilmu pengetahuan, kepemimpinan Dr. Abdul Syatar menunjukkan bahwa jurnal-jurnal yang berasal dari perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia mampu bersaing pada level internasional apabila dikelola secara profesional, konsisten, dan berorientasi pada mutu.

Warisan Dedikasi dan Inspirasi Publikasi Ilmiah

Melalui dedikasi, kerja keras, dan visi akademiknya, Dr. Abdul Syatar telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan reputasi ilmiah UIN Alauddin Makassar di tingkat dunia. Keberhasilan mengantarkan Mazahibuna menjadi jurnal terindeks Scopus menjadi warisan akademik yang penting sekaligus inspirasi bagi pengelola jurnal ilmiah lainnya di Indonesia.

Biodata Singkat

Nama: Dr. H. Abdul Syatar, Lc., M.H.I.Jabatan: Editor in Chief Mazahibuna: Jurnal Perbandingan MazhabInstitusi: Universitas Islam Negeri Alauddin MakassarBidang Keahlian: Hukum Islam, Fikih, Usul Fikih, Perbandingan Mazhab, Hukum KontemporerScopus ID: 57219255231Prestasi Utama: Mengantarkan Mazahibuna: Jurnal Perbandingan Mazhab menjadi jurnal yang resmi terindeks Scopus dan tercantum dalam Scopus Source List.

Penulis : Dr. Abdi Wijaya,M.Ag

Berita Terkait

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth
The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:58 WIB

Profil Editor in Chief Mazahibuna: Dr. Abdul Syatar, Lc., M.H.I

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

The Joy of Solo Travel: Tips and Inspiration for Adventuring Alone

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman Baru terhadap Kebebasan Pers Digital

Jumat, 19 Jun 2026 - 06:12 WIB