Benchmarking Jurnal FSH UIN Alauddin ke UIN Ar-Raniry: Strategi Akselerasi Menuju Scopus Q1

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RADAR SUARA.COM, Makassar-Komitmen Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar dalam dongkrak mutu publikasi ilmiah kembali diwujudkan lewat langkah nyata. Mereka menggelar agenda benchmarking jurnal ke Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh beberapa hari yang lalu tepatnya pada 10–12 Juni 2026. Mengusung tema besar “Benchmarking Jurnal sebagai Strategi Akselerasi Menuju Jurnal Internasional Bereputasi Scopus Q1”, lawatan ini menjadi jembatan penting untuk memperkuat daya saing akademik di kancah internasional.

Kunjungan akademik ini bukan sekadar momentum silaturahmi biasa antar-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Lebih dari itu, pertemuan tersebut membuka ruang diskusi yang produktif untuk saling berbagi pengalaman dan ide segar mengenai tata kelola jurnal ilmiah standar global. Di era di mana mutu riset terus dituntut meningkat, pengelolaan jurnal yang profesional kini menjadi pilar utama dalam membangun reputasi sebuah lembaga pendidikan tinggi.

Dukungan Penuh Kelembagaan dan Agenda Strategis Pimpinan

Rombongan dari UIN Alauddin Makassar dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Andi Aderus, Lc., M.A., bersama Dekan FSH, Prof. Dr. H. Abdul Rauf Muhammad Amin, Lc., M.A. Turut serta dalam tim ini antara lain Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum, Editor in Chief jurnal, dan para editor serta Sekretaris Jurnal Mazahibuna.

Turunnya jajaran pimpinan universitas dan fakultas secara langsung mengindikasikan bahwa pengembangan ekosistem jurnal ilmiah telah bergeser menjadi agenda strategis yang diprioritaskan. Belakangan ini, publikasi ilmiah tidak lagi dianggap sebagai pelengkap administrasi kampus semata, melainkan sudah menjelma sebagai salah satu indikator krusial dalam mengukur mutu dan wibawa akademik suatu perguruan tinggi.

Membedah Manajemen Editorial dan Kunci Sukses Jurnal Internasional

Lewat ruang dialog yang hangat sekaligus konstruktif, delegasi benchmarking membedah berbagai lompatan strategis yang telah diterapkan oleh tim jurnal Samarah UIN Ar-Raniry seperti yang disampaikan Prof.Dr. Mursyid Jawas,M.H.I. sebagai Editor in Chief jurnal Samarah sekaligus wakil rektor 3 UIN Ar-Raniry. Tim jurnal Samarah mempelajari bagaimana kampus setempat mengawal jurnal ilmiahnya hingga mampu berbicara banyak di tingkat nasional maupun global. Aspek pengelolaan dikupas secara mendalam, meliputi manajemen editorial yang rigid, sistem penyaringan naskah, perluasan basis reviewer, hingga formula jitu dalam mendongkrak angka sitasi.

Menurut Prof. Andi Aderus, migrasi jurnal menuju klaster bereputasi internasional mutlak membutuhkan sokongan kelembagaan yang kokoh. Beliau menggarisbawahi bahwa masa depan sebuah jurnal tidak hanya bertumpu pada pundak editor dan pengelola teknis, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kebijakan institusi, ketersediaan sumber daya, serta ekosistem pendukung yang disiapkan universitas.

Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Abd.Rauf Muhammad Amin mengingatkan bahwa iklim akademik yang sehat wajib berdiri di atas tradisi riset yang kuat dan hilirisasi publikasi yang bermutu. Bagi beliau, target besar menembus indeks Scopus Q1 hanya bisa digapai lewat kerja kolektif yang konsisten, berorientasi target, dan dilakukan tanpa henti.

Optimalisasi Jurnal Mazahibuna Menuju Standardisasi Global

Salah satu agenda inti dalam lawatan akademik ini terfokus pada strategi penguatan Jurnal Mazahibuna. Jurnal ini merupakan wadah utama FSH UIN Alauddin Makassar dalam memublikasikan kajian syariah, hukum, serta dinamika pemikiran Islam. Selama kegiatan, tim pengelola menyerap banyak masukan berharga terkait teknik menaikkan kualitas substansi artikel, penegakan etika publikasi, hingga taktik memperluas jejaring penulis serta penelaah (reviewer) dari lintas negara.

Di samping mematangkan sisi teknis pengelolaan, forum ini menyoroti pentingnya merajut kolaborasi akademik yang lebih luas. Kerja sama antarinstansi kini dipandang sebagai sebuah urgensi yang tak lagi bisa ditawar, terutama dalam merespons dinamika kompetisi publikasi global yang kian ketat.

Menjawab Tantangan Publikasi Mutakhir Melalui Sinergi PTKIN

Para peserta juga memetakan berbagai tantangan riil yang kerap membayangi jurnal-jurnal di bawah naungan perguruan tinggi Islam. Beberapa di antaranya meliputi problem konsistensi mutu naskah, ketepatan waktu terbit, hingga upaya mendongkrak visibilitas jurnal di berbagai lembaga indeks internasional. Ragam solusi praktis dan pengalaman yang dibagikan dalam forum ini diproyeksikan menjadi modal berharga bagi pengembangan jurnal ke depan.

Bagi Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum beserta seluruh tim pengelola jurnal yang hadir, agenda benchmarking ini membuka cakrawala baru tentang pentingnya aspek inovasi dalam tata kelola publikasi. Pengalaman berharga dari Banda Aceh ini nantinya akan diadaptasi dan dikontekstualisasikan sesuai dengan karakter serta kebutuhan jurnal yang ada di lingkungan FSH UIN Alauddin Makassar.

Langkah ini sekaligus mempertegas urgensi sinergi antar-PTKIN dalam mencetak ekosistem akademik yang unggul. Melalui skema saling berbagi praktik terbaik (best practices), setiap kampus mendapat peluang untuk saling belajar dan memperkuat kapasitas diri demi melahirkan produk publikasi yang berbobot serta berdampak luas bagi khazanah ilmu pengetahuan.

Melalui hasil benchmarking ini, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar kembali memperkuat posisinya untuk terus menaikkan mutu publikasi dan memperlebar sayap di jaringan akademik internasional. Harapan besarnya, komitmen yang diinisiasi dari ruang diskusi ini mampu menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya jurnal-jurnal bereputasi dunia, sekaligus mempertegas kontribusi nyata perguruan tinggi Islam Indonesia di panggung keilmuan global.

Penulis: Dr. Abdi Wijaya,M.Ag

Berita Terkait

Ancaman Baru terhadap Kebebasan Pers Digital
Pentingnya Haluan Pembangunan Jangka Panjang untuk Menjaga Konsistensi Kebijakan
Meski Didemo Mahasiswa, Pemerintah Tegas: Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Stranger Things First Season | Official Final Trailer | Netflix
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:12 WIB

Ancaman Baru terhadap Kebebasan Pers Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:58 WIB

Pentingnya Haluan Pembangunan Jangka Panjang untuk Menjaga Konsistensi Kebijakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:08 WIB

Meski Didemo Mahasiswa, Pemerintah Tegas: Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:38 WIB

Benchmarking Jurnal FSH UIN Alauddin ke UIN Ar-Raniry: Strategi Akselerasi Menuju Scopus Q1

Senin, 4 Mei 2026 - 02:31 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman Baru terhadap Kebebasan Pers Digital

Jumat, 19 Jun 2026 - 06:12 WIB