RADAR SUARA.COM,Wonosobo.– Kepanikan sempat terjadi di ruas jalan dekat Pasar Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Jumat (19/06/2026) sekitar pukul 20.40 WIB, setelah sebuah bus PO.Putra Perdana Plat AA 7634 DF tiba-tiba terbakar saat berada di kawasan tersebut. Kobaran api yang dengan cepat membesar membuat warga sekitar dan pengguna jalan berhamburan menjauh dari lokasi kejadian.
Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, kebakaran diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) pada sistem pendingin udara (AC) bus. Percikan api yang muncul dari bagian atas kendaraan kemudian menjalar ke bagian lain hingga memicu kebakaran yang cukup besar.
Saksi mata menyebutkan, sebelum api membesar, terdengar suara letupan kecil yang disusul keluarnya asap dari bagian AC. Dalam hitungan menit, asap semakin tebal dan kobaran api mulai terlihat dari dalam kendaraan.
Warga dan Pengguna Jalan Sempat Panik
Kejadian yang berlangsung pada malam hari tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar Pasar Selomerto. Banyak pengguna jalan menghentikan kendaraannya untuk melihat peristiwa tersebut, sementara sebagian warga berupaya membantu mengamankan area agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh. Kondisi ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami perlambatan karena banyak kendaraan yang mengurangi kecepatan saat melintas.
Meski api membakar sebagian besar badan bus, seluruh penumpang dan kru kendaraan berhasil keluar sesaat setelah tanda-tanda kebakaran muncul. Kesigapan sopir dan awak bus dalam mengevakuasi penumpang dinilai menjadi faktor penting yang mencegah terjadinya korban jiwa.
Diduga Berawal dari Gangguan Kelistrikan
Berdasarkan keterangan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting pada instalasi listrik yang terhubung dengan sistem AC bus. Gangguan kelistrikan tersebut memicu percikan api yang kemudian menyambar material mudah terbakar di dalam kendaraan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, bus mengalami kerusakan cukup parah akibat dilalap api.
Insiden ini kembali menjadi pengingat penting bagi perusahaan transportasi dan pemilik armada angkutan umum untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap sistem kelistrikan kendaraan, terutama komponen AC dan instalasi kabel yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran apabila mengalami kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, proses pendataan kerugian masih dilakukan, sementara penyebab pasti kebakaran menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait. Warga diimbau tetap waspada dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda gangguan kelistrikan pada kendaraan guna mencegah terjadinya insiden serupa. (ia/Radar-Suara.com)










